10 PPSU Evakuasi Puing Tembok Sumbat Saluran Air
Kelurahan Munjul, Cipayung, Jakarta Timur, mengerahkan 10 personel pasukan oranye untuk membersihkan puing tembok bangunan ambruk yang menutup saluran air wilayah RT 03/02.
Dikhawatirkan air meluap
Lurah Munjul, Sumarjono mengatakan, tembok bangunan yayasan salah satu pondok pesantren sepanjang 20 meter dan tinggi tiga meter ini ambruk pada Sabtu (13/8) malam, saat cuaca diguyur hujan deras. Reruntuhan puing tembok berupa bata merah dan beton cor ini menutupi saluran, sehingga air melimpah ke pemukiman warga sekitar.
"Jika tidak cepat-cepat kita bersihkan, dikhawatirkan air yang meluap bisa lebih besar lagi. Karena saluran ini debit airnya cukup tinggi," kata Sumarjono, Senin (15/8).
10 Personel PPSU Bersihkan Lahan di RW 13 KalideresUntuk mengevakuasi puing-puing dalam saluran, ungkap Sumarjono, petugas PPSU langsung turun ke saluran air yang lebarnya 1,5 meter dan kedalaman satu meter ini. Pengerjaan dilakukan secara manual dan puing tersebut langsung ditumpuk di lahan kosong yang ada di sekitarnya.
Menurutnya, saat kejadian tembok ambruk itu tidak ada korban jiwa maupun luka. Kerugian materi pun belum bisa ditaksir karena hanya satu rumah yang terdampak.
"Kami sudah mengajukan permohonan bantuan dua kasur ke BPBD DKI untuk mengganti kasur warga yang rusak akibat tergenang," ungkapnya.
Disebutkan, pihaknya fokus mengevakuasi reruntuhan puing yang menyumbat saluran. Untuk pembangunan tembok diserahkan kepada pemilik lahan.